Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular (Hipertensi Dan Diabetes Mellitus) Pada Wanita Usia Subur Di Posyandu ILP RW 12 Kelurahan Karang Pucung
Keywords:
deteksi dini, hipertensi, diabetes mellitus, wanita usia suburAbstract
Penyakit tidak menular menimbulkan angka kematian yang tinggi tiap tahunnya dan dapat menjangkiti individu diberbagai usia maupun negara di seluruh dunia. Adapun yang termasuk ke dalam penyakit tidak menular antara lain hipertensi dan diabetes mellitus. Menurut profil kesehatan Kabupaten Banyumas terdapat kasus hipertensi pada penduduk berusia >15 tahun di Kabupaten Banyumas pada tahuan 2022 sebanyak 181.948 orang, tahun 2023 sebanyak 172.022 orang dan tahun 2024 sebanyak 169.460 orang. Sedangkan kasus diabetes mellitus di Kabupaten Banyumas lebih dari 23.000 penderita yang tercatat menerima layanan kesehatan. Keprihatinan terhadap peningkatan prevalensi PTM telah mendorong lahirnya kesepakatan tentang strategi global dalam pencegahan dan pengendalian PTM. Salah satu pencegahan PTM adalah dengan melakukan deteksi dini terhadap PTM khususnya hipertensi dan diabetes mellitus sebagai strategi penting dalam pengendalian PTM. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) RW 12 Kelurahan Karang Pucung, Purwokerto Selatan pada bulan 8 November 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini penyakit hiperten si dan diabetes melitus pada wanita usia subur. Alat dan bahan yang digunakan meliputi tensimeter, easy touch (glukometer), strip tes glukosa, alkohol swab, kain kapas steril, tissue, dan sarung tangan medis. Hasil pemeriksaan tekanan darah menunjukkan sebagian besar WUS berada pada kategori tekanan darah optimal sebanyak 37,5%, tekanan darah kategori normal sebanyak 31,25%, tekanan darah normal-tinggi sebanyak 2 orang (12,5%) dan hipertensi derajat I sebanyak 3 orang (18,75%). Sedangkan untuk pemeriksaan gula darah sebagian besar responden berada pada kategori normal yaitu 93,75% dan 1 orang (6,25%) dengan kategori diabetes.



