Pelatihan Foot Massage Dan Hydroterapy Pada Pendamping Lansia Untuk Mengurangi Nyeri Rheumatoid Arthritis Pada Lansia Di Posyandu Ilp Rw 21 Sidanegara Cilacap Tengah
Keywords:
rheumatoid arthtritis, foot massage, hydrotherapy, lansiaAbstract
Lansia adalah seseorang yang telah memasuki usia lebih dari 60 tahun. Di Indonesia pada tahun 2023 angka arapan hidup menurut data BPS adala 72,39 tahun. Adanya peningkatan pada usia harapan hidup lansia maka dapat menimbulkan masalah kesehatan yang dialami oleh lansia, hal tersebut dikarenakan menurunnya fungsi dari organ – organ tubuh pada lansia. Rheumatoid arthritis merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh lansia, dimana menyeababkan gangguan pada fungsi gerak sehingga timbul rasa nyeri pada sendi. Terapi yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri rheumatoid arthritis yaitu terapi farmakologi dan non – farmakologi. Terapi farmakologi dapat diberikan dengan obat – obatan untuk mengurangi rasa nyeri, sedangkan terapi non farmakologi dapat diberikan dengan terapi komplementer yaitu foot massage dan hydrotherapy. Pelatihan foot massage dan hydrotherapy diberikan pada pendamping lansia dan lansia. Pelatihan foot massage dan hydrotherapy dilaksanakan mulai bulan April – September 2025 dengan tahapan identifikasi masalah dengan cara wawancara dan observasi, tahap sosialisasi berupa ceramah dan diskusi, tahap pelatihan dan terakhir tahap evaluasi untuk mengukur keberhasilan dari program pengabdian yang telah dilakukan. Pelatihan foot massage dan hydrotherapy menggunakan mitra lansia dan pendamping lansia di Posyandu ILP RW 21 kecamatan Sidanegara, Cilacap Tengah Kabupaten Cilacap, diharapkan setelah dilakukan pelatihan foot massage dan hydrotherapy dapat mengurangi nyeri. Hasil luaran dari kegiatan ini berupa artikel yang terbit pada jurnal pengabdian masyarakat terakreditasi.



